Model Regenerasi Ideologi Muslim Melayu Demi Menjaga Eksistensi Melayu Di Riau
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kebijakan Pemerintah Provinsi Riau yang berkenaan dengan Pelestarian Kebudayaan Melayu belum memuat sistem pembinaan demi menjaga eksistensi Muslim Melayu. Masyarakat Melayu memang masih eksis dalam perkara jumlah manusia namun terancam punah dari aspek pemahaman dan identitas Muslim Melayu. Penelitian ini bertujuan merancang model regenerasi ideologi Melayu sebagai upaya menjaga eksistensi Melayu di Riau. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur rancangan model yang memformulasi model pembinaan regenerasi ideologi Melayu. Penelitian ini berhasil merancang model pembinaan satu tahun pertama untuk 40 pekan dengan tujuan pembinaan dikembangkan dari empat tujuan Pelestarian Kebudayaan Melayu Riau sebagaimana tercantum dalam Peraturan Daerah No. 9 Tahun 2015 Bab II Pasal 3. Bahan kajian dikembangkan dari ruang lingkup pelestarian kebudayaan Melayu Riau dalam Bab III Pasal 7 ditambah dengan pengembangan materi dari syarah Gurindam Dua Belas. Metode pembelajaran dan ukuran keberhasilan program pembinaan dirumuskan berdasarkan tujuan dan isi bahan kajian tersebut. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan bahan kajian pembinaan untuk regenerasi ideologi Melayu sepanjang hayat.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Adlin, A., Yusri, A., Muchtar, E., Azwar, W., & Yealta, D. (2023). Kebijakan Regulatif Pemerintah Provinsi Riau terhadap Badan Usaha Milik Desa Tahun 2020-2022. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), Volume 5(No 3), 1700–1707. https://doi.org/10.34007/jehss.v5i3.1521
Amirudin. (2023). Metode Mengajar Perspektif Al Qur-an dan Sunnah dan Apilkasinya pada Pembelajaran PAI. Deepublish Media.
Asriani, D., Hadi Sutrisno, I., & Anis, M. (2022). Peran Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Rokan Hulu dalam Melestarikan Budaya Melayu Riau. Jurnal Seuneubok Lada, Volume 9(No 1), 22–28.
Darmalaksana, W. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan. In Pre-print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung (pp. 1–6). UIN Sunan Gunung Jati.
Edison. (2024). Kuliah Agama Islam untuk Insan Saintek (A. Cahyono (ed.)). USTI Press.
Edison, E., & Lestari, R. (2020). Konsep Makanan Halal dan Thoyyib Dalam Tradisi Masyarakat Melayu Riau. Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial Dan Budaya, Volume 5(No 2), 247–257. https://doi.org/10.25217/jf.v5i2.1169
Fitriah, L., Jazuli, M., Wadiyo, W., & Sugiarto, E. (2022). The Existence of Melayu Riau Gambus Amid the Millennial Generation in Pekanbaru City. ISSET, 299–303.
Hanafi, H., Adu, L., & Zanuddin. (2018). Ilmu Pendidikan Islam. Deepublish.
Lubis, N. (2021). Kontekstualisasi Hadits-Hadits Tentang Pakaian. Jurnal Diya’ Al-Afkar, Volume 9(No 2), 294–316. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24235/diyaafkar.v9i02.9139
Mudlofir, A., & Rusydiyah, E. F. (2021). Desain Pembelajaran Inovatif : dari Teori ke Praktik. Rajawali Pers.
Nizar, S. (2023). Tafsir Kauniyah Pendekatan Filosofis, Sosiologis, dan Fenomenologis. Prenada Media.
Peraturan Daerah Provinsi Riau Tentang Pelestarian Kebudayaan Melayu Riau, 28 (2015).
Ralph W, T. (2013). Basic Principles of Curriculum and Instruction. University of Chicago Press.
Rusmani, A., & Asnawi. (2023). Buku Ajar Pembelajaran Membaca Bermuatan Teks Cerita Rakyat Melayu Riau. Jurnal Sajak, Volume 2(No 1), 180–188.
Statistik, B. P. (2020). Kewarganegaraan, Suku Bangsa, Agama dan Bahasa. BPS.
Sumarno, R. M., & Rossieta, H. (2022). Optimalisasi Pengelolaan Aset Tetap Pada Pemerintah Provinsi Riau. JABE (Journal of Applied Business and Economic), Volume 8(No 3), 252. https://doi.org/10.30998/jabe.v8i3.11451
Widyarto, R., Pertunjukan, P. S., & Pertunjukan, F. S. (2023). Zapin Riau dalam Kajian Estetika Budaya Melayu. Jurnal JPKS, Volume 8(No 1), 40–52.
Zulkifli, A., Sari, F. M., Prihati, P., & Rianita, D. (2022). Nilai-Nilai Budaya Melayu Riau pada Kebijakan Mitigasi Perubahan Iklim. Ijd-Demos, Volume 4(No 3), 1179–1194. https://doi.org/10.37950/ijd.v4i3.335