Migrasi Sirkuler Sebagai Faktor Determinan Urbanisasi Penduduk Dari Desa Ke Kota ( Dampak Pekerja Migrasi Terhadap Kesejahteraan Sosial Keluarga)

Isi Artikel Utama

Suryani
Syartiwidya
Soetji Andari

Abstrak

Penelitian ini memiliki fokus yang jelas dalam mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong migrasi penduduk dari pedesaan ke perkotaan, khususnya di Kota Surabaya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, sehingga penelitian ini berhasil mengumpulkan data primer melalui wawancara dan observasi langsung terhadap 100 responden buruh migran yang dipilih secara purposive sampling. Lokasi penelitian dipilih dengan pertimbangan bahwa Kota Surabaya memiliki banyak penduduk yang melakukan migrasi sirkuler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang mendorong migrasi adalah terbatasnya kesempatan kerja dan sulitnya meningkatkan kesejahteraan keluarga di pedesaan. Responden, sebagian besar adalah nelayan, memilih bermigrasi ke kota dengan harapan mendapatkan pendapatan yang lebih besar dan meningkatkan standar hidup keluarga mereka. Mereka percaya bahwa di kota, peluang kerja lebih banyak dan lingkungan lebih modern. Upaya mengatasi masalah migrasi ini, diperlukan pembangunan di daerah pedesaan dengan memanfaatkan PSM dan TKSK untuk melakukan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan pendekatan ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan potensi lokal untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari tanpa harus bermigrasi ke perkotaan. Ini adalah langkah proaktif untuk memerangi akar permasalahan migrasi yang terus terjadi di banyak wilayah.


 


Kata kunci: Migrasi Sirkuler, Faktor  Determinan, Urbanisasi


 

Rincian Artikel

Bagian
Artikel

Referensi

Alviora, N, Ibrahim, I, & Ranto, R. (2021). Migrasi Non Permanen Etnis Tionghoa Keluar Bangka Belitung (Studi pada Kelurahan Kuday, Kelurahan Sinar jaya, dan Kelurahan Sungailiat Tahun 2019). Scripta: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 3(1), https;//doi.org/10.33019/scripta.v311.113

Azis, T. P., Hatta, M., & Nasir, M. (2022). Tindak Pidana Keimigrasian Oleh Warga Negara Malaysia Menurut Pasal 126 Huruf C Dan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian. Suloh:Jurnal Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 10(1). Https://Doi.Org/10.29103/Sjp.V10i1.7942

Balk, D. L., Nghiem, S. V., Jones, B. R., Liu, Z., & Dunn, G. (2019). Up and out: A multifaceted approach to characterizing urbanization in Greater Saigon, 2000–2009. Landscape and Urban Planning, 187. https://doi.org/10.1016/j.landurbplan.2018.07.009

De Haas, H. (2021). A theory of migration: the aspirations-capabilities framework. Comparative Migration Studies, 9(1). https://doi.org/10.1186/s40878-020-00210-4

Diah, M. P. (2020). Pembangunan Pedesaan Untuk Mengurangi Kesenjangan Antara Desa Dan Kota Di Indonesia: Peluang Dan Tantangan. Public Administration Journal Of Research, 2(2), 165–173. Https://Doi.Org/10.33005/Paj.V2i2.45

Dustmann, C., & Görlach, J.-S. (2015). Discussion Paper Series The Economics of Temporary Migrations. CREAM-Discussion Paper Series, CPD 03/15.

Heath, A. F., & Schneider, S. L. (2021). Dimensions of Migrant Integration in Western Europe. Frontiers in Sociology, 6. https://doi.org/10.3389/fsoc.2021.510987

Kartini, A., & Maulana, A. (2019). Redefinisi Gender Dan Seks. An-Nisa’ : Jurnal Kajian Perempuan Dan Keislaman, 12(2). https://doi.org/10.35719/annisa.v12i2.18

Khoiriyah. (2023). Remitansi untuk Hidup di Desa Kayupuring, Petungkriyono, Pekalongan. Lembaran Antropologi, 2(1). https://doi.org/10.22146/la.4227

Lumi, A. N. M., Walewangko, E. N., & Lapian, A. L. C. P. (2021). Analisis Pengaruh Jumlah Angkatan Kerja dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Tingkat Pengangguran di Kota-Kota Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal EMBA, 9(3).

Marsel, B. Y., Sudey, N. S., & Nau, N. U. W. (2022). Analisis Strategi Kebijakan Migrasi Internasional Pemerintahan Jokowi Jilid I Dalam Penanganan Human Trafficking. Global Political Studies Journal, 6(2). https://doi.org/10.34010/gpsjournal.v6i2.7180

Mantra, (2013), Demografi Umum Pustaka Belajar, Yogyakarta.

Melnikov, V. R., Christopoulos, G. I., Krzhizhanovskaya, V. V., Lees, M. H., & Sloot, P. M. A. (2022). Behavioural thermal regulation explains pedestrian path choices in hot urban environments. Scientific Reports, 12(1). https://doi.org/10.1038/s41598-022-06383-5

Mujiburrahmad, M., Hamid, A. H., & Nufus, T. (2021). Pola Migrasi Dan Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Migrasi Penduduk Di Kecamatan Padang Tiji. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 10(3). Https://Doi.Org/10.23887/Jish-Undiksha.V10i3.34757

Muslich, M. B. (2019). Kajian Karakteristik Dan Mobilitas Pekerja Pengguna Kereta Komuter Surabaya-Lamongan. In Digital Library UNESA.

Ni Made, S., & Ni Ketut, S. (2020). Penyimpanganan Perilaku Remaja Di Perkotaan. Kulturistik: Jurnal Bahasa Dan Budaya, 4(2). Https://Doi.Org/10.22225/Kulturistik.4.2.1892

Nurmadhani, N., & Faisol, F. (2022). Penerapan Model Pertumbuhan Logistik Dalam Memproyeksikan Jumlah Penduduk Di Kabupaten Sumenep. Jurnal Edukasi Dan Sains Matematika (Jes-Mat), 8(2). Https://Doi.Org/10.25134/Jes-Mat.V8i2.5436

Sartika, D., & Adrison, V. (2021). Apakah Pemilihan Kepala Daerah Memengaruhi Pola Migrasi Keluar? Bukti Empiris di Indonesia [Does Local Election Influence Outmigration Pattern? Evidence from Indonesia]. Jurnal Ekonomi Dan Kebijakan Publik, 12(1). https://doi.org/10.22212/jekp.v12i1.1767

Sembiring, Drs. H. M. K., & S.M.Kom, N. (2020). Sistem Informasi Jumlah Angkatan Kerja Menggunakan Visual Basic Pada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Langkat. Jurnal KAPUTAMA, 5(2).

Semykina, M., Kabai, V., Luchyk, S., & Semykina, A. (2021). Motivational regulators of migration behavior of the population. Estudios de Economia Aplicada, 39(7). https://doi.org/10.25115/eea.v39i7.4999

Setiawan, M. R. (2019). Analisis Faktor Resiko Stress Akibat Kerja Pada Pekerja Sektor Formal dan Sektor Informal di Kota Semarang. MEDICA ARTERIANA (Med-Art), 1(1). https://doi.org/10.26714/medart.1.1.2019.29-36

Sudrajat, Agista, D. E., & Rohmah, S. (2020). Persepsi Petani Terhadap Nilai Socio-Culture Lahan dan Pengaruhnya Terhadap Regenerasi Petani dan Ketersediaan Tenaga Kerja Pertanian di Desa Duren. Media Komunikasi Geografi, 21(2).

Tandiyono, T. E., & Maruta, I. A. (2021). Gerakan Kembali Ke Desa Melalui Peningkatan Keterampilan Masyarakat Desa Wisata Budaya. Society : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(2). https://doi.org/10.37802/society.v1i2.124

Umanailo, M. C. B. (2019). Struktur Perubahan Sosial Dalam Masyarakat Industri. Jurnal Sosial Humaniora, 1(2).

Unver, H. A. (2022). Using Social Media to Monitor Conflict-Related Migration: A Review of Implications for A.I. Forecasting. Social Sciences, 11(9). https://doi.org/10.3390/socsci11090395

Waromi, J., Fatem, S., & Matani, O. (2020). Karakteristik dan Pola Migrasi di Kabupaten Manokwari. Igya Ser Hanjop: Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 2(1). https://doi.org/10.47039/ish.2.2020.47-57

Wati, S. E. K., & Setianto, H. (2019). Persepsi Masyarakat Mengenai Migrasi Sirkuler Di Desa Indrapura Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin. Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi Dan Pembelajaran Geografi, 4(2). Https://Doi.Org/10.31851/Swarnabhumi.V4i2.3211

Wickramasekara, P. (2012). Circular Migration: A Triple Win or a Dead End. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.1834762

Yazid, S. (2017). Labour Migration from Indonesia to South Korea: Challenges in Maximizing Potentials. Jurnal Hubungan Internasional, 6(1). https://doi.org/10.18196/hi.61106

Yulianto, F., & Furqan, M. (2022). Pekerja Migran Sirkuler Dalam Peningkatan Kesejahteraan Sosial Keluarga Di Desa Ngemboh Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik. Jurnal Al-Ijtimaiyyah, 8(1). Https://Doi.Org/10.22373/Al-Ijtimaiyyah.V8i1.13024

Zimmermann, L. (2020). Remember when it rained – Schooling responses to shocks in India. World Development, 126. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2019.104705