Studi Pengelolaan Drainase sebagai Upaya Mitigasi Bencana Banjir di Distrik Waisai Kabupaten Raja Ampat

Isi Artikel Utama

Olga O Rumaropen
Yannice L M Sitorus
Anna M Labok
Asima Juliana

Abstrak

Sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Raja Ampat, Distrik Waisai sering mengalami banjir dan genangan perkotaan yang secara signifikan mengganggu aktivitas sosial ekonomi masyarakat. Genangan air dengan kedalaman 50–100 cm yang bertahan selama beberapa jam di lokasi tertentu terjadi hampir setiap tahun selama musim hujan, sehingga sangat membatasi mobilitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem drainase eksisting, mengidentifikasi faktor-faktor pendorong penurunan kinerja drainase, serta merancang strategi pengelolaan drainase yang efektif untuk memitigasi risiko banjir di kawasan rentan Distrik Waisai. Pendekatan metode campuran (kualitatif dan kuantitatif) diterapkan dengan memanfaatkan analisis deskriptif dan metode SWOT. Data dikumpulkan terutama melalui observasi lapangan dan wawancara dengan para pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan perkotaan yang pesat di Waisai belum diimbangi dengan perencanaan drainase yang memadai dan terintegrasi, yang mengakibatkan kapasitas saluran menjadi tidak optimal, terutama saat intensitas curah hujan tinggi. Penurunan fungsi drainase ini secara dominan dipicu oleh faktor teknis, di samping aspek lingkungan dan sosial. Pendekatan strategi yang direkomendasikan berada pada kuadran WO (Weaknesses-Opportunities), yang menekankan pada pemanfaatan peluang eksternal—seperti status Waisai sebagai ibu kota kabupaten dan destinasi pariwisata bahari terkemuka—untuk meningkatkan kapasitas lembaga pemerintah dalam perencanaan dan pemeliharaan drainase perkotaan, serta mendorong kolaborasi masyarakat untuk mengatasi kelemahan yang ada. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan berharga bagi pemerintah daerah di kawasan perkotaan pesisir dalam merumuskan kebijakan untuk pengelolaan drainase yang berkelanjutan dan ketangguhan bencana.

Rincian Artikel

Bagian
Artikel

Referensi

Dwianti, N., Mawardin, A., & Kurniati, E. (2023). Pengaruh sedimentasi terhadap fungsi kapasitas saluran drainase di Jalan Tongkol Kelurahan Seketeng Sumbawa Besar. Journal of Applied Civil Engineering and Infrastructure Technology, 4(2), 11–18.

Fadel, I. (2023). Evaluasi sistem drainase sebagai upaya penanggulangan banjir di daerah Youtefa, Kota Jayapura [Tesis magister, Universitas Islam Indonesia].

Ginting, A. (2020). Strategi penanganan banjir berbasis mitigasi bencana pada kawasan rawan bencana banjir di daerah aliran sungai Seulalah Kota Langsa. Geography Science Education Journal, 1(1).

Djamaluddin, I., Aly, S., Rahim, I., Zubair, A., Ibrahim, R., & Abdullah, N. (2020). Pengelolaan Drainase Kota Sebagai Upaya Mitigasi Banjir Kota Makassar. JURNAL TEPAT : Teknologi Terapan Untuk Pengabdian Masyarakat, 3(2), 98-112. https://doi.org/10.25042/jurnal_tepat.v3i2.145

Kodoatie, R. J., & Sjarief, R. (2010). Pengelolaan banjir terpadu. Penerbit Andi.

Juliastuti, Y., Wihartono, T. K., Setyandito, O., Wijayanti, Y., Safitri, L., & Sebayang, I. S. D. (2023). The assessment of drainage performance in the residential area using SWMM. Sinergi, 27(2). https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/sinergi/article/view/17725

Kementerian Pekerjaan Umum. (2014). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan.

Maryono, A. (2017). Pengelolaan banjir berkelanjutan. Gadjah Mada University Press.

Nugroho, H. W., & Aryani, Z. U. (2025). Desain sistem drainase perkotaan sustainability dengan pendekatan saluran bertingkat dan grill sampah di Kota Pekanbaru. IPTEKIN Jurnal Kebijakan Pembangunan dan Inovasi, 7(2), 85–96. https://jurnal.riau.go.id/iptekin/article/view/132

Rahmawati, N., & Rachman, M. (2022). Analisis strategi pengelolaan drainase perkotaan menggunakan metode SWOT. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 10(1), 45–54.

Rangkuti, F. (2019). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis. Gramedia Pustaka Utama.

Renaldi, A., Arisanty, D., Muhaimin, M., Rahman, A. M., & Saputra, A. N. (2023). Erosion hazard levels in Padang Batung sub-district, Hulu Sungai Selatan regency, South Kalimantan province, Indonesia. Indonesian Journal of Earth Sciences, 3(1), Artikel 461. https://journal.moripublishing.com/index.php/injoes/article/view/461

Suripin. (2004). Sistem drainase perkotaan yang berkelanjutan. Penerbit Andi.

Wenda, A. (2023). Mitigasi bencana banjir di kawasan Sungai Kemiri, Distrik Sentani [Tugas akhir, Universitas Sains dan Teknologi Jayapura].

Wibisono, W. (2019). Strategi penataan ruang berbasis mitigasi bencana berdasarkan tingkat kerentanan dan bahaya banjir rob di Kota Bandar Lampung. Jurnal Dialog Penanggulangan Bencana, 11(1), 51–65.

Zakya, I. H. S., & Harahap, H. (2015). Dampak banjir terhadap kondisi ekonomi dan kesehatan keluarga: Studi kasus di Kelurahan Sri Meranti dan Meranti Pandak Pekanbaru. IPTEKIN Jurnal Kebijakan Pembangunan dan Inovasi, 1(1), 49–57. https://jurnal.riau.go.id/iptekin/article/view/109/80